16 Juni, 2009

Benarkah Daisy Fajarina menjual anaknya Manohara?

Melihat beberapa tanggapan tentang kasus Manohara, tidak heran banyak perbedaan pendapat dari kalangan publik.Ada yang ikut prihatin,ada yang mencibir, ada yang mencela dan bla...bla...bla...dan ini adalah hal yang sudah biasa.Salah satu tanggapan yang membuat saya mengkerutkan dahi adalah "ibunda Manohara menjual anaknya " .Benarkah ibu Daisy Fajarina menjual anaknya Manohara kepada Tengku Fakhry?

Hotman Paris menyatakan bahwa hasil visum tim medis menunjukkan Mano positif mengalami penganiayaan fisik dan seksual. Bekas-bekas penganiayaan masih tegas tertinggal di sekujur tubuh Manohara. Kini tinggal menunggu hasil tes darah dan catatan psikologis tim medis. Pihak keluarga Manohara mengaku, visum ini sebenarnya merupakan yang kedua kalinya dilakukan.
(Liputan6.com, Jakarta) 10/06/2009 10:10

Kalau melihat dari kemarahan Daisy Fajarina pada menantunya Tengku Fakhry, Yang sampai menggelar konferensi pers di Komisi Anti Kekerasan Terhadap Perempuan di Jakarta ,dan sampai pula ingin mengajukan ke Pengadilan Internasional,ini menunjukkan bahwa Daisy Fajarina membela keras anaknya Manohara.Dan menunjukkan bahwa ia tidak merelakan anaknya di siksa oleh suaminya.Kalau ada niat untuk menjual pasti apapun yang Tengku Fakhry lakukan terhadap anaknya Manohara yang masih berumur 17 tahun ini ia terima dan bungkam yang penting jabatan dan uang.Manohara yang besar cuma fisiknya.Otaknya masih sangat kecil untuk mengerti Rumah tangga.Masih sangat kecil untuk tahu apa itu cinta, mengerti pada kemauan /keinginan sang suami.Dan yang lebih nas lagi keperawanannya Manohara terenggut oleh Tengku sebelum menikah.Dan itu mengapa ibunya Manohara memilih anaknya menikah dini dengan Tengku Fakhry? Betul tidaknya dugaan saya ,saya tidak tahu .Yang jelas menurut saya perbuatan Tengku Fakhry tergolong dalam kategori :
" Orang yang tingkat pemahaman agamanya kurang baik dan memiliki tingkat pemahaman hukum yang kurang sehingga melakukan pelanggaran. Pemahaman agama yang kurang yang tercermin dalam tingkah laku yang buruk dapat memicu tindakan kekerasan atau penyiksaan. Perilaku yang tidak mengikuti norma agama cenderung menimbulkan perilaku buruk. Serta pemahaman hukum yang kurang dapat memicu tindakan kekerasan. Orang yang mengerti hukum akan taat pada hukum dan mengetahui sanksi-sanksi terhadap pelanggaran".


Monahara saat bersama Tengku Fakhry by
KapanLagi.com,
Untuk lebih detail tentang kisah Manohara lihat di http://id.wikipedia.org/wiki/Manohara_Odelia_Pinot

7 komentar:

Ariyanti Danurtiyas mengatakan...

Kasus ini memang banyak kontroversinya. Sebagai penonton, kita tunggu saja jawaban akhirnya, mana yg benar dan mana yg salah. Semoga pihak yg memang bersalah mendapat ganjarannya. Hidup anti kekerasan dalam rumah tangga! :)

bongjun mengatakan...

istri saya punya pendapat yg sederhana :

kalo memang tidak ada masalah dgn suami, perempuan mana yang mau lari dari kemewahan dan status sosial yang tinggi,...

pendapat saya,...laki-laki macam apa yang mau menikahi gadis "belum cukup umur",

aneh,...

mrpsycho mengatakan...

saya cuma mengamati tas Hermes nya Manohara .. arrghhhhh dunia makin aneh saja

sii melyn mengatakan...

Bener juga pendapat mrs.Junkennedy.

Yang pasti ane salut sama man0haranya. Masi muda tapi uda begitu dewasa.
ckckck..
Gak kayak ane yang jelas2 lebih tua tapi masi sering childish.
Hiks..Hiks..
Nasipmu..nak..nak..!

Quinie mengatakan...

sayah ga ngikutin berita ini, karena lama2 kok dia jadi mengartiskan diri dengan syuting ke tipi ini, tipi itu, bahkan ada sinetronnya.. aji mumpung?!

Riz@l mengatakan...

Manoha oh Manohara....

Semua mata tertuju padamu...

Aishalife-line mengatakan...

@Ariyanti Danurtiyas

Yub sis, kita tunggu selanjutnya.

@Bonjun
Yub bong itu juga salah satu titik poin.Tetapi mungkin bagi wanita dewasa seperti istri anda atau saya, yang sudah mengedepankan future/masa depan.Kalau masih seumur Mano 17tahun,saya kira masih belum tahu apa sebenarnya yang di inginkan.Masih manja,masih ingin hura-hura bersama teman-teman seumur/seteman sekolah,tidak ingin terkekang,ingin kebebasan dan lain sebagainya.Mustinya yang suaminya yang lebih dewasa dua kali lipat mengerti dia, bukannya menyiksa.heheh jelas saya membela kaum hawa :D

Katanya cinta itu tidak pandang umur,siapa,dan dimana bong? benar nggak sih?:D

@Mrpsycho
hmmm cantik tasnya apa orang nya bro? heheh

@Melyn
nah nih ada yang seumur Mano melyn.Ya pemikiran orang berbeda-beda melyn,ada yang sudah dewasa tapi pemikirannya masih kanak-kanak dan juga sebaliknya.Bisa juga dari faktor lingkungan atau didikan.

@Quinie
kedua-duanya sis karena maslahat ,masing-masing mencari perhatian publik dan pemerintah.

@Rizal
Yub bro.padahal Mano ini punya Warga Negara Amerika juga,seharusnya minta bantuan juga dari negara Amerika.