Tampilkan postingan dengan label Diary. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diary. Tampilkan semua postingan

11 Agustus, 2011

Selamat jalan,Tomi

Pertama kali aku melihatmu, aku tahu kau akan jadi bagian dari hidupku. Ah, rasanya ingin sekali aku mengenang masa-masa itu,tapi mungkin hanya akan melelehkan airmataku. Dan aku memutuskan untuk menyimpannya saja di dalam hatiku.

Delapan tahun lamanya. Hemm waktu yang cukup panjang untuk di kenang likak-likuknya. Kau isi hari-hariku dengan canda dan tawa. Kau ceriakan waktuku. Kau gembirakan hatiku. Kau buat keseharianku tiada hari yang tak lucu dan indah.

Entah bagaimana aku harus mengucapkan terima kasihku padamu. Perasaan ucapan terima kasih tak cukup untuk mewakili perasaanku  padamu. Walaupun aku tahu,tak ku ungkapkanpun kau telah tahu tempatmu di hatiku. Kaulah sahabat sejatiku. Meski tak kulihat lagi nyata di depan mataku,namun kau hidup dalam hatiku dan ingatanku.

Selamat jalan,Tomi. Selamat bermimpi indah di alam sana. Selamat menempuh hidup baru dan bercanda ria dengan Rasulullah s.a.w.di syurga-Nya.

Telah meninggal dunia kucing tersayangku.Umur 8 tahun.Selamat jalan,Tomi.


 P.S.Nabi Muhammad s.a.w. seorang pencinta dan penyayang binatang salah satunya kucing.

28 Oktober, 2010

Catatan Sedih Tak Berujung

Hancur berkeping hati ini.Seperti kena cekik leher ini.Tak tertelan suatu apapun tenggerokan ini.Ketika seorang wanita berkata kepadaku:
"Assalamu'alaikum...akhirnya rasa penasaranku terhadapmu terjawab sudah.Wajar kalau suamiku begitu mencintaimu.Wajar bertahun-tahun suamiku tak mengakui kami.Lama aku menikah dengannya tak merasakan kata-kata romantis seperti dia menelpon kamu.Aku tak akan menyalahkan kamu,tapi keadaan yang buat dia berubah senang bisa kenal sama kamu."

Dalam detik itu juga ku bayangkan;bagaimana kalau seandainya posisinya itu posisiku?Bagaimana rasa sakitnya?Sanggupkah aku?Lelaki...lelaki....setega itukah dirimu pada wanita yang mencintaimu....teriakku,jeritku dalam hati di iringi dengan derasnya airmata.Panas dingin langsung menyerangku.Menggigil hebat tubuh ini,dalam kesunyianku.Ya Allah...aku masih belum percaya dengan apa yang telah terjadi...

Tapi kenapa ,kenapa aku memaafkan lelaki itu?Aku tak mampu memurkainya.Aku tak mampu memarahinya.Aku tak mampu membencinya.Hanya karenaMu ya Allah...Hanya karena ku takut murkaMu ya Allah,aku mampu meninggalkannya.Aku mampu melupakan dia pernah menjadi belahan jiwa.Demi sesama wanita,wanita mulia yang berusaha mempertahankan utuhnya jalinan keluarga demi kebahagiaan anak-anaknya.Walau sedihku ini mungkin tak berujung.



13 Oktober, 2010

Semoga Kamu Rela

Hello darling ,apa kabar?
Ku harap semua baik baik di sana
Tidakkah kamu merindukanku?
Ah aku tahu,
Mungkin kamu hanya sedikit merindukanku
Atau malah tidak pernah merindukanku..
Huh, curang ah!

Tapi gak apa apa kok,aku ngerti
Pasti kamu sibuk sekali ya?
Kalau boleh tahu,sibuk apaan sich?
Ah gak..gak..gak mau tahu
Gak mau peduli
Kamu lagi sibuk apa
Yang jelas aku percaya kamu!

Darling,hari ini aku mau berangkat
Nanti tepat jam satu malam
Lagi dapat tugas kerja  ke Eropa-Cyprus
Empat hari lamanya
So,
Hari ini juga tidak masuk kerja
Karena mempersiapkan segala sesuatunya
Tapi semua udah beres
Dari shopping beli sepatu baru
Manikur pedikur juga potong rambut
Sebenarnya aku foto semua
Sayangnya kompinya lagi ada masalah
Jadi tidak bisa mengupload

Darling,ada sesuatu yang harus aku bicarakan
Bahwa
Aku tidak di perbolehkan memakai jilbab selama bertugas di sana
Berbagai alasan yang aku ajukan,tetap saja perusahaan tidak mengizinkan
Kamu rela kan?
Semoga kamu rela
Dan saya mohon maaf yang sebesar-besarnya
Allah maha pengampun dan mengetahui
Juga mohon do'anya dari sana ya...
See you...darling.



11 Oktober, 2010

Risalah Untukmu

Malam ini di antara kesibukanku,aku terjaga.Teringat akan dirimu,yang entah di mana,dengan siapa dan sedang apa di sana.Apakah dirimu juga sedang teringat akan diriku?Ah..entahlah.Tapi mungkin aku bisa tahu warna hatimu,suasana hatimu saat ini.Resah dan gelisah tak tahan ingin jumpa denganku,tak tahan ingin bersamaku.Iya kan?Yah,sama halnya suasana di hatiku.Dari itu di malam yang telah larut ini,aku sengaja menulis risalah untukmu.Yah,paling tidak untuk mewakili suasana hatiku saat ini.

Bukan,bukan aku mengulur waktu,untuk bertemu denganmu.Hanya sekeping mimpi yang belum ku temu.Bukan kemegahan,juga bukan kemewahan.Hanya secuil kesederhanaan yang mungkin nanti akan mampu menyempurnakan hidup kita.Maafkan aku,yang belum mampu untuk mencurahkan waktu dan belum mampu untuk bertemu.Namun satu pintaku,do'akan aku di dalam perjalananku.Mencari bekal untuk di masa depan.Agar nanti aku tenang di sampingmu,memelihara anak-anakmu,tanpa beban dalam hatiku.Maafkan aku yang belum mampu untuk bertemu.

28 Agustus, 2009

Memori lahirnya umur baru

Dalam beberapa hari ini ada kabar tentang Bali yang isunya punya masalah dengan negara tetangga malaysia.Dan masalahnya adalah bahwa Malaysia menggunakan tari
pendet dari Bali untuk iklan visit Malaysia.Saya sering melihat iklan "Malaysia truly Asia"di CNN dan TV lainnya,yang di situ ditayangkan budaya dari berbagai negara di Asia.
Seperti Malaysia,China,India,Philipina,Japan,Singapure dllnya.Tapi saya tidak tahu apakah ada budaya dari Indonesianya atau tidak.Payah ya..masa budaya sendiri tidak mengenali! By the way,Departeman Luar Negeri (deplu) menghimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi jika belum terbukti kebenarannya (Detik Com ).Kedubes Malaysia Amran Muhammad Zein mengatakan bahwa iklan yang menampilkan sosok tari pendet tersebut merupakan buatan pihak swasta,yang sampai kini belum tahu perusahaan mana yang memproduksinya.Dan mereka akan terus melakukan penyelidikan yang sebenarnya.
(Detik Com)
Ngomong-ngomong membaca berita tentang Bali ,jadi mengingatkan aku pada 7 tahun yang lalu.Dimana tahun itu Allah telah mentakdirkan umur baru untuk saya.Terimakasih yang tiada terhingga padamu ya Allah...wa alhamdulillah.Waktu itu pas saya liburan ke Bali bersama keluarga.Biasa kami sekeluarga menginap di Hotel Sangri-la.Tadinya pengin sich, mencoba hotel-hotel baru di Bali seperti di Grand Hyatt dan masih banyak yg lainnya lagi.Tapi sama petugas hotel Sangri-la Jakarta kami di oper ke hotel milik mereka lagi. Karena udah biasa sama pelayanan mereka,jadi nurut aja.

Nah, waktu itu pas kami istirahat dan having fun di pantai yang lagi surut,saya pisah dari keluarga saya.Saya ngikutin bule-bule dan beberapa turis lainnya yang lagi asik browsing di pantai yang airnya lagi surut itu.Tebar senyum sama mereka ,sambil sesekali ngambilin batu karang kecil-kecil yang ada di situ.Karena keasikan browsing jadi lupa waktu, hingga air pasang saya tidak tahu.Terseretlah saya oleh air pasang yang menggelombang itu.Saya tidak bisa mengimbangi tubuh saya.Padahal saya bisa renang.Tapi cuma renang di kolam renang aja.Dashatnya kekuatan gelombang air laut jelas jauh lebih kuat dan besar.Ya Allah...saya gelagepan di situ.Mencoba teriak suara hilang,karena nafas melemah.Masih dalam sedikit sadar,perasaan ada yang mencengkeram punggung saya.Saya sempat berfikir itu ikan paus,makin pasrah aja saya.Nggak tahunya samar-samar dia cowok tinggi jangkung tampan lagi berusaha membantu saya keluar dari situ.Saya di tenteng aja kaya kepiting.Setelah benar-benar sadar,sembah sujudlah saya dan keluarga saya di depannya mengucapkan beribu kali terimakasih.Kebetulan dia dari Arab,jadi langsung menjalin hubungan persahabatan sama dia. Juga tidak di sangka dan di duka sekarang jadi suami hehehe dah nasib kali ya.Kalau tidak ada dia pasti saya dah naik surga ya..duh ngerinya..bila mengenang masa itu.

Setelah bombing Bali tahun 2002 kami tidak pernah kesana lagi.Was-was takut terjadi sesuatu yang tidak di inginkan.Tapi saya kangen dengan panoramanya yang begitu cantik dan indah.Dengan masyarakatnya yang murah senyum dan ramah tamah lengkaplah Bali bagaikan di taman surga.
Teman-teman yang belum visit Bali harap visit ya..nggak rugi lho..hehehe.