Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan
04 Maret, 2010
Pengguna suplemen Vitamin C dan E memiliki resiko kematian lebih rendah
Sebuah artikel yang di terbitkan di American Journal of Epidemiology melaporkan hasil dari studi yang di lakukan oleh peneliti Fred Hutchinson Cancer research Center menemukan bahwa pengguna suplemen vitamin C dan vitamin E, memiliki resiko kematian lebih rendah lima tahun,daripada mereka yang tidak menggunakan suplemen vitamin C dan E.
Gaia Pocobelli dan rekannya menilai data dari peserta dalam studi vitamin dan gaya hidup.Peserta yang melaporkan menggunakan suplemen vitamin C dan E,di temukan memiliki resiko kematian lebih rendah dari sebab apapun,daripada orang-orang yang tidak menggunakan.
Ketika penyebab kematian di periksa,di gunakan multivitamin 6 sampai 7 hari per minggu.Terkait dengan 16% lebih rendah resiko kematian penyakit jantung,dan yang menggunakan suplemen vitamin E 28% lebih rendah.
12 Januari, 2010
Mendidik anak dengan benar
Saya seringkali melihat orangtua mendidik anaknya untuk hormat atau patuh kepada orangtua, dengan cara kekerasan.Masih banyak yang mengajar anak dengan memukul,dengan kata-kata keras atau membentak,menyetrap,tidak memenuhi kebutuhan mereka dan lain sebagainya.Yang lebih keji lagi apabila orangtua memukul anak di depan orang lain atau teman-temannya sebaya.Tindakan orangtua tersebut bisa mempengaruhi psikologis perkembangan anak di masa depan.Anak menjadi emosioal,tidak percaya diri,selalu di hantui rasa takut bahkan kadang tindakan orangtua itu sendiri bisa diikutin oleh anak.Nah, kalau sudah begitu,biasanya anak tumbuh menjadi anak nakal,keras dan bodoh.Siapa yang rugi?(semoga teman-teman di sini bukan termasuk orangtua yang seperti saya katakan di atas)
Didiklah anak Anda dengan menunjukkan rasa hormat.Caranya:
Bersikap jujur-Jika melakukan kesalahan terhadap anak,mengakui dan minta maaf.
Be positif-Jangan mempermalukan,menghina atau mengolok-olok walau bercanda.Selalu memuji.
Percaya-Biarkan anak membuat pilihan sendiri dan bertanggung jawab.
Adil-Mendengarkan cerita atau kata anak sebelum mencapai suatu kesimpulan.
Bersikap sopan-Menggunakan "tolong"dan"terimakasih"jika menyuruh anak.Mengetuk pintu sebelum masuk kamar anak.
Dapat di percaya-Menepati janji.Tunjukan pada anak bahwa Anda serius dengan apa yang Anda katakan.
Jadilah pendengar yang baik-Memberikan perhatian penuh pada anak.
Anak-anak belajar dari segala sesuatu yang orangtua lakukan dan katakan.Pastikanlah berprilaku sopan.
Beberapa hal yang dapat orangtua lakukan:
Mematuhi hukum-Mengikuti aturan.
Perduli-Tampilkan keperdulian terhadap orang-orang hewan dan lingkungan.
Hindari model peran miskin-Bila melihat contoh rasa tidak menghormati,mendiskusikannya.
Ketika menetapkan aturan di rumah,jelaskan kepada anak mengapa aturan itu penting.Contoh jika aturan jam 4:00-6:00 sore tidak ada TV,karena itu adalah waktu pekerjaan rumah,penting untuk menjaga nilai-nilai di sekolah.Ajarkan anak untuk bisa menghormati diri mereka sendiri.Ketika anak bisa menghormati diri sendiri,akan mudah untuk menghormati orang lain.
Pendapat orangtua sangat berarti bagi anak.Jika Anda (orangtua) percaya anak Anda bisa berhasil,anak akan percaya bahwa mereka juga.Membangun kemandirian.Beri mereka tanggung jawab secepat mereka bisa menanganinya.Membantu mereka menetapkan dan mencapai sasaran.Menghormati diri mereka akan meroket ketika mereka melihat diri mereka mencapai tujuan.
Mendorong kejujuran.Biarkan anak tahu,bahwa mungkin mereka bisa menipu orang lain,tetapi mereka tidak bisa menipu diri mereka sendiri.Tidak ada kebanggaan dalam menipu,mencuri atau berbohong.Menunjukkan kasih sayang,sering mengatakan "aku sayang kamu",memberikan pelukan dan ciuman setiap hari.Jika melakukan kesalahan,ingatkan bahwa mereka masih di sayangi.
Anak-anak dan orang dewasa patut mendapat penghargaan pada setiap masa.Pedoman berdasarkan usia:
Bayi-Mereka tertalu muda untuk menunjukkan rasa patuh atau hormat,namun ketika orangtua memenuhi kebutuhan mereka,mereka akan belajar mempercayai orangtua.Ini akan membantu ketika usia mereka bertambah karena menghormati otoritas di dasarkan oleh kepercayaan.
Balita-Mereka cukup usia untuk belajar "tolong"dan "terimakasih".
Prasekolah-Waktu yang tepat untuk mengajarkan peraturan dan konsekuensi.
SD-Mereka menunjukkan yang paling menghormati orang dewasa yang membuat aturan yang adil.Ini membantu membiarkan mereka memiliki hak suara dalam aturan-aturan yang diharapkan mereka untuk mengikuti.
SMP-Memungkinkan mereka untuk menunjukkan kemerdekaan,seperti pakaian atau gaya rambut,tapi pastikan orangtua memiliki pedoman.
(Ya rabb,berilah aku seorang anak amin)
Bersikap jujur-Jika melakukan kesalahan terhadap anak,mengakui dan minta maaf.
Be positif-Jangan mempermalukan,menghina atau mengolok-olok walau bercanda.Selalu memuji.
Percaya-Biarkan anak membuat pilihan sendiri dan bertanggung jawab.
Adil-Mendengarkan cerita atau kata anak sebelum mencapai suatu kesimpulan.
Bersikap sopan-Menggunakan "tolong"dan"terimakasih"jika menyuruh anak.Mengetuk pintu sebelum masuk kamar anak.
Dapat di percaya-Menepati janji.Tunjukan pada anak bahwa Anda serius dengan apa yang Anda katakan.
Jadilah pendengar yang baik-Memberikan perhatian penuh pada anak.
Anak-anak belajar dari segala sesuatu yang orangtua lakukan dan katakan.Pastikanlah berprilaku sopan.
Beberapa hal yang dapat orangtua lakukan:
Mematuhi hukum-Mengikuti aturan.
Perduli-Tampilkan keperdulian terhadap orang-orang hewan dan lingkungan.
Hindari model peran miskin-Bila melihat contoh rasa tidak menghormati,mendiskusikannya.
Ketika menetapkan aturan di rumah,jelaskan kepada anak mengapa aturan itu penting.Contoh jika aturan jam 4:00-6:00 sore tidak ada TV,karena itu adalah waktu pekerjaan rumah,penting untuk menjaga nilai-nilai di sekolah.Ajarkan anak untuk bisa menghormati diri mereka sendiri.Ketika anak bisa menghormati diri sendiri,akan mudah untuk menghormati orang lain.
Pendapat orangtua sangat berarti bagi anak.Jika Anda (orangtua) percaya anak Anda bisa berhasil,anak akan percaya bahwa mereka juga.Membangun kemandirian.Beri mereka tanggung jawab secepat mereka bisa menanganinya.Membantu mereka menetapkan dan mencapai sasaran.Menghormati diri mereka akan meroket ketika mereka melihat diri mereka mencapai tujuan.
Mendorong kejujuran.Biarkan anak tahu,bahwa mungkin mereka bisa menipu orang lain,tetapi mereka tidak bisa menipu diri mereka sendiri.Tidak ada kebanggaan dalam menipu,mencuri atau berbohong.Menunjukkan kasih sayang,sering mengatakan "aku sayang kamu",memberikan pelukan dan ciuman setiap hari.Jika melakukan kesalahan,ingatkan bahwa mereka masih di sayangi.
Anak-anak dan orang dewasa patut mendapat penghargaan pada setiap masa.Pedoman berdasarkan usia:
Bayi-Mereka tertalu muda untuk menunjukkan rasa patuh atau hormat,namun ketika orangtua memenuhi kebutuhan mereka,mereka akan belajar mempercayai orangtua.Ini akan membantu ketika usia mereka bertambah karena menghormati otoritas di dasarkan oleh kepercayaan.
Balita-Mereka cukup usia untuk belajar "tolong"dan "terimakasih".
Prasekolah-Waktu yang tepat untuk mengajarkan peraturan dan konsekuensi.
SD-Mereka menunjukkan yang paling menghormati orang dewasa yang membuat aturan yang adil.Ini membantu membiarkan mereka memiliki hak suara dalam aturan-aturan yang diharapkan mereka untuk mengikuti.
SMP-Memungkinkan mereka untuk menunjukkan kemerdekaan,seperti pakaian atau gaya rambut,tapi pastikan orangtua memiliki pedoman.
(Ya rabb,berilah aku seorang anak amin)
Langganan:
Postingan (Atom)