20 Mei, 2010

Dijadikan Jaminan

Aku bekerja pada sebuah perusahaan swasta di bagian umum.Suatu hari aku di suruh membeli sesuatu oleh atasanku.Dari pada jalan sendiri aku minta teman satu bagian untuk menemaniku belanja.Tentu saja atas izin atasanku pula.

Kemudian aku berboncengan naik sepeda motor.Walaupun sudah memiliki SIM,aku memang belum begitu mahir mengendarai sepeda motor.Temanku paling trauma dan takut kalau melihat polisi lalu lintas.Mungkin karena sering di tilang.Begitupun dengan kejadian hari itu.Di salah satu keramaian kami sedang melihat polisi lalu lintas mengatur keramaian.Melihat polisi,temanku jadi kikuk yang menyebabkan sepeda motorku hilang keseimbangan dan tanpa ayal melindas sepatu pak polisi tersebut.Polisi langsung memberhentikan motorku.

Temanku pucat,dan apesnya lagi polisi minta damai padahal aku tak membawa uang cukup.Karena jalanan tambah semrawut polisi itu jadi kurang konsen.Dia kembali sibuk dengan kemacetan siang itu.Kesempatan itu tak ku sia-siakan untuk tancap gas.Tapi,ya Allah..ternyata temanku ketinggalan.Tanpa aku sadar ketika di berhentikan polisi,temanku turun dari motor.

Setiba di kantor temanku telepon,katanya dia di tahan karena pengendara motornya tak bertanggung jawab,jadi terpaksa dia di jadikan jaminan,katanya sambil terisak.Terpaksa aku kembali lagi ke pak polisi dengan uang damai yang lebih gede.Dasar nasiiib.

Oleh Bachtiar

Note:Lagi males menggunakan ide,tapi dah waktu update,jadi apa aja di posting. :D

19 komentar:

alamendah mengatakan...

(maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
sumpah, Mbak. Ceritanya seru banget. Baca kalau kaki polisi kelindes aja sudak ngakak, apalagi tau kalau temannya ketinggalan
heheheheh

inge / cyber dreamer mengatakan...

hoalah...
masa' pas kabur g brasa ringan tuch motor...
tambah trauma aja tuch temennya >.<

Zippy mengatakan...

Wkakakkakka...ia mbak.
Apa gak ngerasain yah kalo jadi ringan gitu? :D
Haduh..lagian temennya juga gak kreatif, gak langsung kabur juga, wkakakakak...

Dunia Hape mengatakan...

Hahahaha...gak patut dicontoh nih.
Melanggar hukum, wkakakkaka...
Tapi salut, nyali buat kaburnya oke banget :D

rizal mengatakan...

wah..emang serba susah kalau udah nemuain kejadian kayak gini, satu sisi kita mau taat hukum sisi lain kata malas berurusan...

kaburrrrr...

Fajar mengatakan...

wkkk...wkkk....saking gugupnya...temen ketinggal nggak terasa ya....he.he.

nietha mengatakan...

lucu ceritanya. ini kisah nyata bachtiar ya?

Aulawi Ahmad mengatakan...

emang keterlaluan kaki polisi dilindes wkwkwkwkwwkwk, kabur pula wkkkkkkkk, n temana ditinggal wkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk, ampun dah coba ini dijadiin puisi kocak sist pasti bagus hehehe

Justmeilani mengatakan...

kwkwkwkwkw,..lutunya sis...kasihan y kawannya

Noor's blog (inside of me ) mengatakan...

Huahahahaha....sungguh terlalu ! belum mahir sih saya bisa maklum tapi kalau sampai melindas kakinya pak polisi itu mah keterlaluan..:) pantas saja pak polisi minta damai, soalnye buat ongkos urut jempol kakinya he..he

Salam hangat & sehat selalu...

riwayaterakru mengatakan...

kelakar, memang kelakar he he..memory macam ni sure selalu segar diingatan kan. Kira nasib baik jugalah tak terus terlanggar polis tu, tidak kalu, lagi la gamat suasana.

catatan kecilku mengatakan...

Hahaha.., maaf mbak... aku terpaksa tertawa ngakak... Habis lucu banget sih.

the others... mengatakan...

Kasihan ya temannya dijadikan jaminan.. padahal dia pergi juga karena diajak mbak Aisha kan..? wkkkk...

attayaya mengatakan...

huaaaaaaaa main tancap gas aja
kejadian ini [pernah kualami
sialnya justru aku yang jadi penumpang kena tangkap

Ariyanti mengatakan...

Pas baca ini gak tau musti ketawa atau kasihan :P

Laksamana Embun mengatakan...

Ada2 aja, tapi ini memberikan kita pelajaran.. THanks for share..

ا شين mengatakan...

wahahahahahha... sampai ketinggalan.... duh

buwel mengatakan...

Wah, temennya dijadikan jaminan ea... heeehehehe

AISHALIFE-LINE mengatakan...

@teman-teman...makasih ya kunjunganya...