28 Mei, 2010

Muslim Introspeksi

  Secara umum,terdapat budaya intoleransi di kalangan arsip Muslim.Setiap hari pembunuhan antara Syiah dan Sunni di Iraq,tidak menghormati kehidupan manusia di negara Islam yang di perintah oleh diktator.Ketidakperdulian terhadap martabat warga rata-rata di sebuah negara yang didominasi Muslim,pencabutan hak memilih merajalela sebagian besar di pemerintahan Islam.Jelas ini menunjukkan bahwa Muslim tidak serius dalam memberikan prioritas kepada ajaran agama mereka,tentang martabat dan penghormatan bagi kehidupan manusia.Bagaimana dunia bisa membawa mereka serius,sedangkan mereka sendiri tidak serius untuk iman mereka sendiri?

   
    Kedua,ketika terakhir kali Muslim menyatakan rasa tidak senangnya mereka,ketika nabi besar seperti Adam,Nuh,Ibrahim,Yakub,Musa,Yesus di olok-olok oleh para pendukung "kebebasan berbicara".Jika mereka memiliki track record berdiri untuk setiap tindakan ketidaksenonohan yang ada terhadap agama,rata-rata orang mungkin telah mengambilnya dengan serius.


    Ketiga,karakter Nabi menunjukkan toleransi kepada semua tindakan intoleransi atau kebencian atau ejekan.Beliau tidak pernah membalas kepada orang-orang yang memperolok-oloknya atau mempermalukannya.Sebaliknya beliau menunjukkan keprihatinan bagi mereka,ketika di beritahu tentang nasib buruk mereka.


    Kami harus menyadari bahwa karakter Nabi Muhammad tidak menjadi lemah,karena ternoda oleh beberapa kartun atau artikel yang melawan beliau.Lagi pula selama hampir 1400 tahun lawan-lawannya telah mencoba setiap centang dalam perdagangan untuk mencela beliau,namun beliau tetap menjadi nabi yang paling berpengaruh dalam sejarah manusia.

 
    Mengapa kita harus perduli dengan orang-orang yang melawan beliau?Mereka yang berada di garis depan akan keluar dengan sendirinya.Kita tidak perlu berinvestasi dalam energi kita,memerangi mereka.Semua yang perlu kita lakukan adalah hidup mencontoh Nabi kita,bersabar dan berjalan dengan rendah hati ketika berhadapan dengan situasi seperti ini.


  Dengan melarang Youtube atau Wikipedia atau Facebook di Pakistan atau di tempat Muslim lainnya sesama muslim tidak saling melayani.Ini adalah kontra produktif dan akan mengalihkan kita untuk bertindak negatif.Kita perlu melestarikan energi dan emosi kita untuk sesuatu yang lebih mulia,daripada menanggapi orang-orang yang tidak mengerti kita: hidup bersama ajaran-ajaran Nabi kita dalam setiap langkah hidup kita.


Sebuah catatan Muslim introspeksi sekaligus nasehat dari Dr Aslam Abdullah,editor Mingguan berbasis Bahasa Inggris,Muslim Observer,Direktor Islamic Society of Nevada,sekretaris Jendral Muslim Dunia untuk Hubungan antar Agama dan Wakil Presiden Dewan Muslim America (MCA)
Well...saya sependapat dengan opini di atas,karena saya melakukan yang sama: mencontoh nabi,bersabar menghadapi situasi.

Namun,saya juga mendukung pelarangan Youtube dan facebook di Pakistan.Dengan demikian akan membuat jera bagi agama tertentu yang berusaha mengusik atau mengolok-olok agama lain.Agama atau Nabi adalah hal yang sangat sensitif sekali buat kami kaum muslim.Tidak sedikit dari kami kaum muslim mengorbankan harta benda,bahkan nyawa untuk membela Agama atau Nabi.Buat saya pribadi,Agama dan Nabi benar-benar telah menjiwa dan mendarah.Ketika mereka terusik,hati terasa sakit sekali.Sangat sayang sekali,saya tidak bisa untuk berbalik mengusiknya.Yang saya bisa hanya bersabar dan berdoa.

 Sumber artikel dari sini

20 komentar:

alamendah mengatakan...

(maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
Semoga semua ini memberi hikmah kepada semua muslim di dunia untuk semakin mempererat ukhuwah islamiyah.

Rahasia Misteri mengatakan...

Wah,, turut miris hati ini kawan .. semoga semuanya bisa berubah dan kembali damai antara sesama muslim .. !

Quinie mengatakan...

intinya sih adalah saling menghormati. siapa sih yang mau dihina? ga ada kan?
have a nice weekend sis :)

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

met libur. saling menghormati, toleransi sajalah.

Aulawi Ahmad mengatakan...

sabar ada batasnya sist, dan mereka akan terus spt itu hingga akhir zaman! gak salah jika mereka harus diperangi! kita adalah umat yg paling toleransi thdp umat lain, tapi apa yg mereka lakukan jauuuuh dari itu!

Itik Bali mengatakan...

Harusnya memang kita saling menghormati
gak ada gunanya kita saling bentrok dan beradu otot

Elsa mengatakan...

aku pikir... memang terkutuk mereka yang menciptakan kartun mengolok olok Nabi. sungguh tidak beradab!

tapi benar juga,
Nabi pasti akan bersabar menghadapinya.
Nabi pernah diludahi, pernah dilempari batu...
tapi Nabi tidak pernah marah.
apalagi membalas...

subhanallah

rannyrainy mengatakan...

sayah juga tidak senang sekali atas perihal karikatur itu..maw tak maw ikut terusik dengan hal itu :(
tapi ya itu berusaha dengan bijak menyikapi hal yang terjadi..
kan sudah ada dalam Al Qur'an :
Bagiku agamaku,bagimu agamamu
:)

kesehaRian Ra-Kun mengatakan...

wah, posting yang baik sekali karena sudah mengingatkan untuk introspeksi :)

Ali Mas'adi mengatakan...

yup.. kita contoh sikap Nabi ketika diludahi dan di lempar batu di Thaif.. beliau justru mendoakannya untuk kebaikan..

Zippy mengatakan...

Walaupun saya non muslim, tapi saya juga gak setuju dengan adanya karikatur Nabi Muhammad.
Ngapain sih cari masalah.
Mending kita hidup berdampingan antara 1 dengan yang lainnya.

Kayak di rumah saya, kaka saya ada 4 yang non muslim.
Dan..di Jayapura sodara2 saya juga banyak yang muslim.
Tapi bisa kok hidup rukun :)

Dunia Hape mengatakan...

Ayolah...ubah segala bentuk kebencian antar umat beragama.
Pupuklah rasa saling mengasihi.
Pluralisme harus bener2 dijunjung tinggi :)

rizal mengatakan...

saling menghormati dan meenghargai adalah intinya, sabar menghadapi siuasi memang langkah yang pas...
thank

AISHALIFE-LINE mengatakan...

@alamendah
iya,benar bro.
@Rahasia Misteri
amin..amin..thanks kunjungannya.
@Quinie
Yub betul sis.thanks ya...have a nice weekend to you too.
@Sang cerpenis bercerita
Terima kasih sis...yub betul.
@Aulawi Ahmad
setuju bro.mereka tak pernah berhenti mengolok-olok Nabi sejak Nabi diangkat menjadi nabi.
@Itik Bali
Yab,betul,mari kita saling menghormati antara agama satu dengan yang lain sis.
@Elsa
Tiada yang menandangi beliau sis.
@Rannyrainy
iya,bagiku agamaku,bagimu agamamu,sebuah pernyataan bahwa kita kaum muslim tidak akan menyembah apa yang kaum kafir smbah.Tapi bukan berarti sewenang-wenang melecehkan agama muslim(dengan menggambar karikatur Nabi).
@Kesarian Rakun
Ok bro.thanks kunjungannya.
@Ali Mas'adi
kekerasan tidak harus di balas dengan kekerasan.mari bro.
@Zippy
iya, memang yang paling baik adalah hidup rukun dan damai.Semoga tetap seperti itu ya Rabb..
@Dunia Hape
betul,betul..mari..mari...bro.Terima kasih.
@Rizal
betul bro.thanks juga.

catatan kecilku mengatakan...

Nabi Muhammad memang sangat istimewa, tak ada kebencian di hatinya meskipun mendapatkan perlakuan yg buruk sekalipun.
Tapi... ternyata susah juga ya mencontoh beliau, mbak..?

the others... mengatakan...

Thanks mbak, mendapat wawasan baru nih setelah membaca opini di atas.

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

met wiken.

attayaya mengatakan...

ketegasan dan kecepatan depkominfo diperlukan dalam menghadapi kasus ini. salut untuk pakistan dan negara lain yang langsung memblokir fb.

sayangnya ga sempet diutarakan ke menteri kemaren, tapi hal ini udah kami titip pesan ke kepala dinas Infokom prop. riau untuk diteruskan ke menkominfo.

OkeZANE mengatakan...

Hmm.. aku mendapatkan something new yang aku belum tau, toleransi dan jangan radikal...

Very good post

BrenciA mengatakan...

Betul mbak... jangan hujat mereka yg melakukan itu semua. Percuma itu malah akan menambah dosa kita..
biarkan aja, toh Rasullulah Tidak pernah mengajarkan itu pada kita semua.

Ujian untuk umatnya ini ya...