18 Juni, 2010

Memori


Aku kehilangan kekasih hati
Kini aku sendiri
Berduka dan bersedih
Meratap dalam lamun di setiap sunyi

Mengukir kembali saat-saat
berjumpa dengannya
Aku gembira
Aku ceria
Dalam tiap tarikan nafas
Oh, mengapa dia datang tiba-tiba
Membawa bahagia
lalu menghilang
dan merubah segalanya

Ah,sudahlah
Ku takkan menyesali
Ku takkan menangisi
Semuanya telah terjadi
Sepertinya memang harus begini takdir Ilahi
Biarlah menjadi memori
Bagian dari pelajaran perjalanan hidup ini


Karenanya,
aku jadi mengerti cara mengasihi yang sesungguhnya
Karennya,
aku jadi tahu warna-warni cinta seorang Adam
Karenanya,
aku jadi tahu bagaimana menyayang yang sesungguhnya
Mengajari aku
Untuk terus memahami tentang lika-liku cinta anak manusia

Dan
Aku masih tetap terus mencari cinta sejati
Sebagai teman di sisa hidup ini
Meski harus ku lalui duri-duri
Dalam setiap injakan kaki
Sampai kapanpun juga ku takkan berhenti
Hingga nyawa berserah diri pada Illahi Rabbi.

2010 Jeddah KSA

40 komentar:

dinoe mengatakan...

puisi yang indah mbak..sarat memory masa lalu...

dinoe mengatakan...

pertamaxxxx saya sis....

Aulawi Ahmad mengatakan...

ini kayaknya ada hbgn dgn postinganmu kemarin hihihi, moga terwujud aja asanya :)

inge / cyber dreamer mengatakan...

setuju ma mas Aulawi.. ^^

dan ketika ia tetap menjadi memori
takkan sia2 begitu saja
karena pasti ada hikmah dibalik semua..

inge / cyber dreamer mengatakan...

setuju ma mas Aulawi.. ^^

dan ketika ia tetap menjadi memori
takkan sia2 begitu saja
karena pasti ada hikmah dibalik semua..

inge / cyber dreamer mengatakan...

setuju ma mas Aulawi.. ^^

dan ketika ia tetap menjadi memori
takkan sia2 begitu saja
karena pasti ada hikmah dibalik semua..

buwel mengatakan...

wah, hanya mampu mengamini mbak...

ا شين mengatakan...

duh, cinta sejati maksudnya kepada Tuhan ya...

ivan kavalera mengatakan...

Hmmmmmhh,...tentang masa lalu nih atau masa sekarang,mbak?

Justmeilani mengatakan...

smoga kau mnemukn cinta sejatimu sis...

AISHALIFE-LINE mengatakan...

@Dinoe
Thanks bro,dan selamat ya pertama hehe.
@Aulawi Ahmad
hehehe tahu aja ni bro.Thanks ya.
@Inge
Yub,setuju sis.
@Buwel
Thanks bro.
@Achen
hehehe,cinta sejati sama Allah,dengan cinta sejati sama sesama manusia jauh beda bro.Thanks ya.
@Ivan Kavalera
Hmmmm,tentang masa lalu and masa sekarang bro hehehe.

AISHALIFE-LINE mengatakan...

@justmeilani
Terima kasih sis..

Justmeilani mengatakan...

sis...puisiny bgs, dalem bgt y sis...

AISHALIFE-LINE mengatakan...

@Justmeilani
hehehe.thanks sis.

Ali Mas'adi mengatakan...

jadi masih mencari cinta sejati ya....

BaS mengatakan...

puisinya bagus....
simple tapi bener-bener mewakili perasaan.....

life is wonderful....

annie mengatakan...

hm ... mengenang masa lalu, semoga kian pasti meniti masa depan, sist.
Salam

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

cinta sejati....hmm..pasti akan kau temukan.

Noor's blog (inside of me ) mengatakan...

Saya setuju kalimat " tak akan tahu rasanya manis bila tak tahu rasanya pahit ". Paling tidak ada sisi positif atau hikmah dibalik semua itu...

Salam hangat & sehat selalu...

Adhi Prabowo, SE mengatakan...

Cinta itu penuh liku-liku ya..... tp cinta sejati itu pasti ketemu.....Ok.... , Seindah-indah kehidupan adl kehidupan yang ada desiran2 cinta penuh makna

Adhi Prabowo, SE mengatakan...

OK......sebuah karya yang indah penuh cinta dan cinta dan cinta dan cinta, di manakah cinta itu........?, Sukses selalu

gadgetboi mengatakan...

jangan berhenti mencari cinta sejati ... :D

catatan kecilku mengatakan...

Mbak puisinya kali ini terasa dalam banget dan menyiratkan kenangan akan kepedihan.
Semoga bahagia ya mbak...

the others.. mengatakan...

Semoga cinta sejati yang dicari dapat ditemukan ya...? Amin.

BTW, maaf ya mbak.. baru sempat mampir lagi.

pelangi anak mengatakan...

kenangan yang indah sekaligus mengharukan

bocahbancar mengatakan...

Indahnya puisinya Mbakkkk :)

bongjun mengatakan...

puisi ini mudah dicerna dan indah. Mantap sis,..saya menyukai puisi ini.

asasi mengatakan...

dalam pencarian cinta sejati ^_^

Narzis Blog mengatakan...

Sekarang mba' Aisha nulis puisi terus yah di Blog :)
Puisinya keren lagi, daleeeem maknanya :D

Dunia Hape mengatakan...

Penyesalan emang gak ada gunanya mbak.
Yang berlalu biarlah berlalu.
Mulailah dengan yang baru :)

WONG SIKAMPUH mengatakan...

Duh jadi terharu aku,btw lam knl ya

Kantong Plastik mengatakan...

ehem.. ;D

Rubiyanto mengatakan...

Ya, kenangan harus lah tetap menjadi kenangan tidak boleh kita terlalu berharap akan terulang untuk melewati masa itu kembali .....

Quinie mengatakan...

ini lanjutan telepon yang kemaren ya mba? are you ok?

vany mengatakan...

mbak aisha baik2 ajah kah?
smoga mslhnya cpt selesai ya, mbak...
berdoa utk yg terbaik buat mbak... :)

tfd mengatakan...

dooohhh..sedihnya kerasa niy...

hanifq mengatakan...

asskum mbak aisha
lam knal yaw...
nice post

Ferdinand mengatakan...

Cita Sejati.....emank agak susah tapi aku percaya suatu saat pasti dapet......Semangat!!!!

slam knal ya. aku Follow sekalian(DJ SIte)....D'tgu Follow balik'y...Happy blogging......

gaelby mengatakan...

Puisinya indah dan sarat makna.
Sesungguhnya cinta itu tak terdifinisikan secara tepat, melainkan oleh cinta itu sendiri.
Mungkin cinta sejati identik dengan idiom "nothing to loose to give again and again by your own pure heart" Justru bukan take and give.

Salam peace :)

AISHALIFE-LINE mengatakan...

@all
terimakasih atas kunjungannya dan komennya kawan-kawan...dan salam kenal buat yang belum kenal.