01 Agustus, 2010

Sebelum Dan Sesudah Pekik Reformasi

Yaaah..sebelum ada pekik reformasi dan sesudah pekik Reformasi,saya berada di Luar Negeri,jadi tidak begitu tahu persis rilnya Indonesia sekarang.Tahu saya hanya lewat media-media dan kabar dari family yang ada di Indonesia.Selanjutnya cuma di waktu-waktu tertentu saja bisa melihat Indonesia.


Dulu waktu saya kecil,tentu saja sebelum ada pekik Reformasi.Indonesia itu bersih,nyaman,tentram,selalu ada pembangunan baru.Setiap minggu ada operasi kebersihan lingkungan.Kesehatan anak-anak terperhatikan,setiap minggu anak-anak mendapat vitamins dan imunisasi free dari pemerintah.Juga teman-teman sekolah saya yang tidak mampu berobat,kalau sakit mereka mendapat pengobatan dokter tanpa biaya.Ada yang satu tahun tidak membayar bulanan tetap aja di terima di sekolah.Waktu itu bulanan sekolah masih RP 300.Bahkan orang tua-tua yang tidak sempat mengecam pendidikan di beri pendidikan kusus buat mereka tanpa biaya.Sekolahan saya paginya buat mengajar anak-anak dan sorenya buat mengajar para orang tua.


Pemandangan gunung-gunung yang masih begitu subur menghijau,lebat,kera-kera dan hewan-hewan lainnya bernyanyi ria di dalamnya wow.Sekarang setelah Reformasi gunung-gunung berubah menjadi kuning.Asap-asap keluar mengepul dari dalamnya.Tiap jam satu malam di saat orang terlelap,mobil truk jalan,kata nenek saya;"kayu lewat"astagfirllah...
Karena gunung-gunungnya isinya sudah tinggal asap,sawah-sawahpun jadinya ikut kering.Yaah..akhirnya beras sulit di temui,karena harganya mahal sekali.Kasihan yang tidak mampu.
Selain itu tidak ada teroris(nyawa tidak melayang sia-sia),jarang mahasiswa tawuran,tidak ada demontrasi,pokoknya waktu itu terasa aman bagi saya dan sekitarnya.Orang-orang masih ramah antara satu dengan yang lain.
Sekarang sungguh sangat berbeda lagi egois.Sedikit-sedikit emosi,main hantam,main hajar,main keroyok,siapa yang kuat siapa yang menang.Baik itu rakyat maupun pemerintah itu sendiri.Korupsi,pengangguran,rendahnya pendidikan,kemiskinan,rendahnya akhlaq bangsa masih merajalela.
Ya Allah...sing nyawang kok adoh ki melu sumpek (yang mandang dari jauh iku sumpek).Lalu untuk apa pekik Reformasi,kalau tidak ada kemajuannya?

Youkk..youk..kawan-kawan..mari mewujudkan Reformasi mulai dari diri kita sendiri.

Tulisan ini ikut meramaikan tema Di Bawah Bendera Reformasi oleh TRIMATRA.Kalau gak pas dengan temanya ya sori aja ya..bro.Soalnya waktu dan idenya mepet banget.Hampir lupa juga tadi.

22 komentar:

AISHALIFE-LINE mengatakan...

Maaf belum bisa BW teman-teman..

BABY DIJA mengatakan...

Tante... ini agustusan pertamaku lhooo

Elsa mengatakan...

seandainya sajaa...
reformasi indonesia semudah membalikkan telapak tangan yaaa

alangkah indah indonesiaku

inge / cyber dreamer mengatakan...

Ketika reformasi hanya pekik penggembira tanpa ada realisasi >.<

Quinie mengatakan...

hm.. bingung... yang dulu teriak reformasi, nyatanya ga beda kelakuannya ama yang unreformed :((.
pakabar sis? have a nice weekend

Naruto Soundtrack mengatakan...

wow, artikel ny berguna bgt nih sob.. cocok bgt bwt mnmbh wawasan ku seputar tema ini..

sob, mengingt blog ni sngt bermanfaat bgt q.. tukeran link yok!!

link blog kamu sudah terpasang di blogku, link balik yach :) silahkan di liat di blogku!!

ntar pasang link ku dengan anchor text "Naruto Soundtrack" yach,

dan jdi follower q juga y, siapa thu aja dgn kehadiran blogger se-hebat kamu, blog ku bisa
sedikit rame dan berwibawa gtu.he3

ntar secara berkala q bakal sering-2 silaturahmi kesini..

d tunggu kehdirannya yach :D

salam dari blogger indonesia setengah bule.he3

makasih..

rizal mengatakan...

reformai..!!
setidak nya ada harapan baru dengan semangat ini, namun sampai saat ini perubahan itu masih belum begitu terasa...

alamendah mengatakan...

pekiknya hanya dari mulut saja. Gak dari dalam hati, keknya

Sudinotakim mengatakan...

Benar mbak, kita lg dilanda masa peralihan yg cukup berat, byk yg latah akan arti reformasi

Zippy mengatakan...

Bener mbak, semuanya harus dimulai dari diri kita sendiri, baru deh ke orang lain :)

Aulawi Ahmad mengatakan...

reformasi itukan diciptakan dan ada karena kondisi..dan butuh konsistensi dan waktu yg panjang utk merasakan dampak positifnya.

asasi mengatakan...

reformasi oh reformasi , he..he.. ^_^

attayaya mengatakan...

reformasi kebablasan telah menghancurkan hutan Indonesia

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

met malam

Laksamana Embun mengatakan...

Reformasi tak jauh beda sama zaman orde baru.. Tp apapun itu semoga negara ini akan lebih membaik,,

Oh ya mbak, templatenya bagus...:)

catatan kecilku mengatakan...

Horeee... rumahnya baru..! Cantik mbak.

Maaf banget baru sempat mampir mbak, karena beberapa hari gak bisa blogging.

the others... mengatakan...

Ikutan posting kolaborasi yg dikomandani mas Trimatra rupanya mbak..? Keren lho tulisannya...

Fajar mengatakan...

reformasi...apakah kita sudah benar-benar melakukan reformasi...???

Sriayu mengatakan...

Lama gak mampir, performance-nya makin keren aj sist.
Yak mereformasi diri dgn jargon 3M; Mulai dari hal yg terkecil, mulai dari diri sendiri 'n mulai skrg jg. MERDEKA...! he he he

Salam Manis Selalu

AISHALIFE-LINE mengatakan...

@all>terimakasih kunjungan dan komennya kawan-kawan ...

TRIMATRA mengatakan...

yuhuuu...maaf banget nih mbak, ketinggalan gerbong.

makasih dah di protes, untuk ga dilempar sendal yach..:D

udah di taruh nomer 11 sekarang

TRIMATRA mengatakan...

eh lupa, nomer sepuluh ding,,,