14 Januari, 2012

Setiap Perkataan Adalah Do'a

Bismillahirrahmanirrahim.

Beberapa minggu yang lalu ada seorang perempuan (sahabat) bercerita kepadaku. Ia bercerita tentang suaminya yang kecanduan jejaring sosial seperti facebook dan semacamnya, hingga membuat suaminya (menaruh hati pada perempuan di jejaring sosial) berpaling cinta darinya. Aku sangat prihatin sekali dengan kejadian yang menimpanya, hingga akupun (sembari mendengarkan ceritanya) turut meneteskan airmata sambil sesekali berdo'a, sesekali menghujat lelakinya, dan sesekali menghiburnya. Sehingga diapun bercerita sambil sesekali tertawa juga. Di akhir cerita dengan bercanda aku berkata:

" Ya Rabb, kirim daku seorang kekasih yang tak kecanduan facebook atau jejaring sosial lainnya."

" Begini hari mana ada?" Katanya.

" Pasti ada. Di desa-desa, kek, di kampung-kampung, kek, atau di gunung-gunung!" Kataku.

" Di gunung-gunung? Apa yang sering di panggil 'Lutung'? Katanya.

" Hah? Masa'? Ah apa aja yang penting setia!" Tukasku membelalak.

" Gherrrr.." Kami berdua tertawa bareng.

" Terima kasih atas waktunya, ya? Dan juga terima kasih telah menghiburku. Semoga pertemanan ini kekal." Lanjutnya bertubi-tubi.

" Amin. Semoga Allah mendengarkanmu. Dan semoga Allah menyadarkan suamimu untuk kembali kepada cintamu " Kataku  mengakhiri percakapan.

Mungkin tak asing lagi bagiku, menghayati sabda Rasulullah:"Kullu kalam addu'a"  "setiap perkataan itu adalah do'a"  karena setiap aku berdo'a pasti (dengan waktu) terkabul, tetapi bukan setiap aku berkata terkabul. Apalagi kata canda. Tetapi, realitanya kata candaku kali ini memang terkabul; di kirim Allah swt seorang kekasih (suami) yang sama sekali tak hobi fesbukan atau chatting atau semacamnya. Sungguh membuat aku bahagia, meski akupun tak bisa lepas dari jejaring sosial tersebut. Tapi kalau aku kan hanya sekedar berselancar aja, tidak perlu ada yang di kawatirkan sama sekali. Iya kan? Sama sekali..^^.. Ya Allah semoga cinta suami sahabatku kembali lagi padanya, amin.

Dan tak akan ada habisnya hamba-Mu ini mengucap alhamdulillah, atas segala anugerah-Mu. Membuat hamba-Mu ini kian hari kian bersyukur dan mendekatkan diri kepada-Mu dengan bertasbih dan menghayati ayat-ayat-Mu.

Allah Ta'ala berfirman:

" Dan apabila hamba-hamba-KU bertanya kepada-KU tentang AKU maka (jawablah), bawasannya AKU adalah dekat. AKU mengabulkan permohonan orang yang berdo'a apabila ia memohon kepada-KU maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) KU dan hendaklah mereka beriman kepada-KU agar mereka selalu berada dalam kebenaran." ( Al-Qur'an Surat: Al-Baqarah 186). Maha benar ALLAH dengan segala firman-NYA.

13 komentar:

Fajar mengatakan...

betul..itu mbak..kadang kita lupa bahwa.. segala omongan kalau tidak hati-hati akan membawa.. kepada kehancuran...

Alimah mengatakan...

Sekarang bagaimana kondisi rumahtangga mereka sist? Semoga ada jalan, ruang dan waktu yg tepat buat keduanya saling introspeksi. Demi menyelamatkan rumah tangga mrk. Tapi jika pun sulit, semoga diberi ketegaran, dan tetap optimis pd masa depan. Btw, sdh pny anak blm mereka?

Feriyuri Jelyfa mengatakan...

udah kahwin ya...hehe salam tahniah and rajin2 update story ya... : )

Aisha mengatakan...

@Fajar: yup,mari kita selalu berhati-hati dalam berkata.:)

@Alimah:amin, ya Rabb.Sudah beberapa hari ini nggak OL,sist. Semoga sebab nggak OLnya karena sudah tak ada lagi problem, amin.:)

@Ferifuri Jelyfa: iya sudah kahwin,sist. Makasih do'a dan kunjungannya ya :)

violetya mengatakan...

Beruntungnya mbaakk...suamiku juga nggak hobi fesbukan. hobinya cuma buka kompas.com hihihi...

bener lho mbak, aku juga pernah mendamba suami yang enggak ngerokok dan gak punya mantan pacar...eh dapet juga tuh....jadi percaya bangat kalao ucapan adalah doa...

taryluv mengatakan...

Assalamu'alaykum mba..
salam kenal ya.
seiring dengan majunya zaman dan derasnya arus teknologi yang tak mampu lagi di bendung.
kita sebagai manusia haruslah pandai memilah dan memilih teknologi.
filter yang paling ampuh buat kita adalah agama. tetaplah pelajari agama islam hingga kita menutup mata.
dan selalu berdoa agar hati dan pikiran kita senantiasa di jaga oleh Allah dari segala hal yang buruk.

Ariyanti mengatakan...

Semoga kondisi temanmu membaik ya sis Aisha :) Dirimu apa kabar? Semoga baik2 juga ya :)

adelays.com mengatakan...

Mudah-mudahan apa yang mbak minta dikabulkan.

Memang Jejaring Sosial menggejala dimana2. Walaupun tidak semua orang menggunakan FB, termasuk saya.

irda mengatakan...

salam kenal mba..
tekhnologi seperti dunia maya ini memang tergantung pada si-pemakainya, bisa jadi manfaat or mudharat tergantung kita, semoga kita termasuk kedalam golongan hamba-hamba Allah yang sholeh dan sholehah.
amiin

Maria Erlangga mengatakan...

Maka itu, berkatalah dengan kalimat yang dipikrikan terlebih dahulu sebelum diucapka.
Naudzubillah dengan segala yang tidak baik.

Asep Saepurohman mengatakan...

Salam kenal :D

info obat alami mengatakan...

mgkin benar juga yak,,,yang nsaya tkutkan adalah dmn sat sya bercnda dstu lgsung terjadi,,,,hrus jaga mulut ni

Abdullah Mujaddidi mengatakan...

sangat menyentuh, mungkin bisa jadi pelajaran buat semuanya supaya kita lebih berhati-hati dalam berbicara..

kunjungan balik ya :)

http://muja94.blogspot.com/