22 Januari, 2009

Imigrasi Yahudi ke Palestina

Kedatangan Yahudi berhijrah ke "tanah Suci" atau Palestina berjalan terus tidak berhenti, sepanjang berhijrah.Palestina menjadi pusat beribadatan orang-orang Yahudi dan menjadi bagian budaya Yahudi. Namun Yahudi terkait dengan tanah yang kebanyakan abstrak dan di hubungkan dengan mimpi dari penebusan Mesianik.

Pada abad ke sembilan belas arus baru kehidupan animasi sosial Yahudi. Emansipasi di Eropa, orang Yahudi signaled oleh revolusi Perancis , di bawa orang-orang Yahudi keluar dari Gettho dan kedalam dunia modern , mereka exposing ide ide modern.Liberal konsep yang di perkenalkan oleh emansipasi modern dan ide-ide Nasionalis yang di jus dengan tradisional Yahudi Israel dan ide-ide tentang Zion. Perkawinan dengan "Love of Zion" dengan nasionalisme modern pertama terjadi di antara Sephardic ( spanyol dan Timur) komunitas Yahudi Eropa.

Emasipasi Yahudi di picu jenis baru yang sengit anti-Yahudi politik dan gerakan sosial di Eropa terutama di Jerman dan Eropa Timur. Di mulai pada akhir 1800's penindasan orang-orang yahudi di Eropa Timur mendorong orang Yahudi emigrasi ke Palestina.

Gerakan Zionist menjadi organisasi resmi di 1897 dengan kongres Zionist pertama di Basle .Zionist membuat "homeland Yahudi" di Palestina di bawah pemerintahan Turki atau Jerman.
Dalam Perang Dunia l (1914-1918) tergabung ottoman Empire Jerman dan Austria-Hungaria melawan terhadap sekutunya. Sebuah pemerintah ottoman memerintah Palestina. Perang yang keras pada kedua penduduk Arab dan Yahudi , karena wabah kolera dan tipus, namun ini lebih sulit lagi bagi orang-orang Yahudi.Waktu gubernur militer Turki memerintahkan pengasingan dan deportasi semua asing.

Banyaknya jumlah penduduk orang Yahudi adalah negara Rusia.Mereka telah mampu memasukkan Palestina sebagai negara Rusia , karena konsesi Turki yang telah di berikan kepada warga negara Rusia dan mereka menggunakan metode untuk mengatasi semua larangan imigrasi.Karena itu sejumlah besar orang-orang Yahudi terpaksa melarikan diri ke Palestina selama perang.

8 komentar:

bongjun mengatakan...

dalam banyak hal "Yahudi" mungkin memang unggul dan ini menjadi alasan untuk mengklaim bahwa mereka adalah "umat yang terpilih"

namun dalam masalah HAM mereka nampaknya tertinggal jauh dibandingkan bangsa-bangsa lainnya bahkan dibandingkan Indonesia.

disaat umat manusia berjuang keras melawan issue lingkungan, global warming, climate change, yang akan mempercepat punahnya dunia (kiamat ?) mereka msh sibuk dgn bedil,roket,rudal dan perang yg biadab.

ada yang tk beres dgn pemahaman mereka ttg tuhan dan kemanusiaan. ?

btw, semoga postingan Aisha semakin membuat kita paham ttg "keyahudian". salut

Blog Cantik mengatakan...

Setuju sama Bongjun!
Inilah keunggulah blog ini!

srex aswinto mengatakan...

informasi yg singkat dan padat mengenai sejarah israel(yahudi) modern.....pasca abad ke 18.
Terlihat sekali bahwa sejak awal bangsa Yahudi memang bangsa yang susah diatur, selalu terlibat dalam berbagai peristiwa besar dunia...mereka bangsa yang paling tertinggal mengenal HAM (Kt BongJun) ...tapi jangan lupa mereka juga bangsa yg paling berat mengalami penyiksaan dan Genosida terburuk dalam sejarah dunia...saat di bantai oleh rezim Hitler dg kamp konsentrasi serta kamar gas maut nya !
Jadi jangan heran mereka tidak mau itu terulang lagi pada generasi selanjutnya.
Saya tidak berani bicara soal HAM, karena saya sendiri malu...HAM dinegaraku masih dalam proses merangkak...belum berani berdiri tegak .

Shanty Mahanani mengatakan...

Pus...pus...!

Aisha mengatakan...

@Bongjun
membicarakan HAM, aku kira emang Isreal tidak memelikinya special buat rakyat Palestine, yang tidak pernah di beri kebebasan. Sering merampas hak milik mereka, (tanah, ladang, kebun dan tempat beribadat (Al-quds).

@ Blog cantik,
Thanks for coment my dear,..

@ Srex Aswinto
Sebelum membantai Palestina,seharusnya Israel mengingat akan sejarah mereka (Pembantain Hitler), kalau memang mereka ini tahu mengenai HAM.But, apakah dalam peperangan ada sistem penerapan HAM?

srex aswinto mengatakan...

Mbak Aisha yg manis dan halus budi bahasanya...:
Sebenarnya PBB telah mengatur syarat2 suatu peperangan, apa yg diperbolehkan dan apa yg tidak. Misalnya mengenai senjata; dilarang menggunakan senjata nuklir, biologi dan kimia, senjata konvensional seperti bom fosfor pun dlarang. Terus mengenai sasaran; dilarang menyerang kawasan pemukiman sipil, sekolah dan RS, rumah2 ibadah serta situs2 purbakala/sejarah. Pada tentara : dilarang menyiksa tawanan yg menyerah, diperlakukan secara manusiawi, dilarang membunuh tentara dengan tanda medik (palang merah/bulan sabit), dilarang menembak pasukan terjun payung yang belum mendarat di tanah..dll...
Tapi....yg namanya peperangan...HAM pasti dikesampingkan, yg penting tujuan cepat tercapai...semua tergantung "mind set" dari "man behind the Gun"...

salam buat Mona dan Tomy ya....
eh di rumah bang bongjun ada mona...tapi yg ini lain......

Aisha mengatakan...

@srex aswinto
iya,adapun ada, tetap saja di langgar.
Salamnya nyampai and thanks. Mona yang satu ini beda dari Mona yang lainnya ,..Pokoknya nggak ada yang nyamain hehe

fanny mengatakan...

kapan2 pengen ke sana juga. mau lihat spt apa.