23 Mei, 2009

Tugas dan Kewajiban Seorang Teman

Hari Rabu ,kamis ,sampai malamnya saya sibuk sekali.Sibuk membantu teman saya yang lagi sibuk dengan mengurus hari perningkahan.Ikut berbahagia sekali serasa.Hari jum'at pagi selesai semua urusan saya, alhamdulillah ...langsung tidur satu hari penuh hehhe.Karena terlalu banyak tidur ,bangun tidur badan jadi terasa lemas tak berdaya kehabisan energi plus hidup sendiri lagi .Untung masih ada kucing-kucing saya yang selalu siap untuk menghibur saya setiap saat hehe.

Langsung saya main-main dengan kucing-kucingku.Mau bikin sarapan males.Kedengaran HP saya berdering. Buru-buru saya ambil dan hello, nggak ada jawab hello..... sekali lagi nggak ada jawab, sayub-sayub terdengar isak tangis tersedu-sedu.Saya dengarkan terus sampai jelas suara itu.Dan betapa terkejutnya saya hampir tak percaya setelah tahu bahwa yang di telpon itu adalah teman saya yang seharusnya lagi bulan madu.Saya tanya kenapa,mengapa, dan lagi dimana ,dia nggak bisa menjawab, malah tangisnya semakin membesar.Setelah reda tangisnya ,saya tanya pelan-pelan kenapa dan mengapa.Kata dia nggak bisa di bicarakan di telpon, boleh saya ke rumahmu nggak? Kata saya boleh aja.
Sampailah dia ke rumah saya, dan saya terkejut melihat dia yang seharusnya lagi happy-happy.

Mulailah dia cerita,bahwa dia lagi argu dengan suaminya ,yang berakhir dengan kata "Talaq" (cerai). Owh my God!It's so sad! Dampak negatif dari pernikahan yang tanpa saling mengenal diri /satu sama lain terlebih dahulu.Saya sudah sering mendengar kejadian seperti ini ,tapi saya tidak begitu percaya,baru setelah teman saya sendiri mengalami,saya percaya.
Sebagian besar penduduk Saudi Arabia masih mengikuti adat kuno atau zaman Rasul yaitu:menikah dengan famili kecuali paman dan bibi.Tidak saling mengenal atau melihat face to face antara calon pengantin sebelum menikah.Adat ini kadang berdampak positif tapi juga kadang berdampak negatif (seperti yang teman saya alami).

Tugas dan kewajiban saya sebagai teman adalah menghibur,memberi semangat ,membuat dia tertawa,agar dia tidak putus asa, dengan berbagai macam cara.Misalnya jalan-jalan,nonton drama keluarga (yang disitu kadang terdapat ekspresi wajah di saat terluka,bahagia,menguatkan diri,tabah,sabar dan lain sebagainya).

Karena satu rumah jadi ikut terlarut dengan kesedihan, jadi lupa bikin makan malam.Perut mulai keroncongan.Cari menu-menu dari berbagai restoran di Jeddah .Pilihan jatuh pada sushi.Pesanlah saya sushi dari restoran WAKAME.Dan nyampailah ke rumah pesanan sushi.
Karena teman saya tidak bisa pakai sumpit (chopsticks) jadi saya harus ngajarin dulu.Dengan sabar saya ajarin dia pakai sumpit yang membuat dia tertawa ,tertawa dan tertawa terus terkekeh-kekeh lupa dengan masalahnya hehe.Walaupun saya tidak bisa berbuat apa-apa atas kejadian yang terjadi pada teman saya ini, namun setidaknya saya telah menjalankan kewajiban saya sebagai teman yaitu menghibur.Mudah-mudahan Allah bersamanya dan cepat selesai masalahnya amin.

Sushi picture by me.

Chopsticks picture by me


Saudi Woman Picture by google.

14 komentar:

chrysanti mengatakan...

wahh.. pantesan ga apdet.. :p

Turut bersedih buat temennya.. Semoga dapet penggantinya yang lebih baik. Amiin.

oiya, kucingnya kaya boneka.. lucu banget. :)

Fernando mengatakan...

Buat temannya mbak Aish yang sabarya?!...kan masih bisa diupayakan rujuk....semoga diberi jalan yang terbaik oleh Allah...Amiin.
btw temannya mbak Aish orang mana? Indonesia apa Arab?, suaminya juga orang mana?.
(maaf banyak nanya hehehe..)

Aishalife-line mengatakan...

@chrysanti
amin sis and thank you.Iya itu namanya Tarzano yang paling tersayang hehe.

@Fernando
Amin dan terimakasih bro fer.Dia asli cewek Arab Saudi bro.Heheh nggak pp kok.

mrpsycho mengatakan...

wah kasihan ya,baru nikah koq talaq..tragis bener,walau sistim adat lama,seharusnya sebelum memutuskan untuk menikah,harus dipertimbangkan masak2 ya,seperti masakan timur tengah,harus matang,bukan masakan jepang,banyak yg setengah matang bahkan mentah xixixi

Planet Jingga mengatakan...

meong....kucing nya narsis jg y.
kasian juga ya baru nikah langsung ditalaq, btw talaq ke berapa tuh mbak...
semoga mereka bdua baikan kembali dan tidak langsung berakhir dengan perceraian.

Aisha mengatakan...

@mrpsycho
heheh tahu aja nih bro.seharusnya sih iya.Tetapi sistim ini yang kuasa kedua orang tua (pejodohan).masih mending kalau tahu sama tahu sesama anak,ini tidak sama sekali.

@Planet Jingga
Baru satu kali bro..tapi bagi perempuan kan sangat mengecewakan.Mudah-mudahan bisa rujuk lagi.and thanks.

Quinie mengatakan...

huaaaa... gokil banget... syerem juga ya kalo kaya gitu. Kalo dikau duyu juga prosesnya seperti ini kah?

Aisha mengatakan...

@Quinie
Nggak lah sis, keluarga masiu saya udah internasional heheh

srex aswinto mengatakan...

Waduuh.....kok bisa gitu ya? jangan2 si suami yang kecewa dg "kenyataan" si istri ya mbak? atau bisa juga si suami dah punya calon istri lain...?
btw: sushi nya mantap abizz...eh pernah dengar nggak di Indonesia (Jakarta) ada Karaoke/pub dengan suguhan cewek sushi?

Chalief mengatakan...

whohoho...semoga masalah yang ada cepat kelar deh buat dia..amin...
chalief

Aishalife-line mengatakan...

@srex aswinto
Ya bisa aja mas. orang lain yang memandang dalam sekilas tentu mengarah ke sesuatu yang negatif.Special pandangan laki-laki yang tidak tahu harga seorang perempuan.
Tetapi bagi saya ini sesuatu yang wajar,apalagi mereka tidak saling mengenal terlebih dahulu (korban dari adat).Jangankan setelah menikah,yang baru saja mau menikah,banyak juga kejadian lari di hari pernikahan ,baik cewek maupun cowok (ini dimana-mana di seluruh alam)heheh.
Masalah "sushi cewek" saya tidak pernah tahu.kalau disini sushi itu makanan Jepang yang sangat bagus untuk diet.Restorannnya sangat sopan dan untuk umum.Pelayannya semua laki-laki nggak ada ceweknya.

@chalief
Thank you chalieff ah kk postingannya buat orang dewasa semua ya sorry.

bongjun mengatakan...

aduh,...ikut prihatin,...dasar lelaki,..!!!!

Aishalife-line mengatakan...

@Bonjun
semua sama"buaya"heheh

sii melyn mengatakan...

kasian banget temennya mbak. Ana jadi ngebayangin, gimana kalo ana yang baru nikah langsung ditalaq.
Hiks..hiks.. mungkin temen mbak itu, emang bel0m j0dohnya kali ya..
sem0ga bisa rujuk, tapi kalo emang gak j0doh. Mudah2an bisa ikhlas sama segala tetapanNYA.