06 September, 2009

Pulau Jemur dan Jemor


Wah...saya dapat kabar tadi,ternyata ada dua pulau berdampingan (dua sejoli)sama-sama berlokasi di Selat Malaka,yang mempunyai kemiripan nama hanya beda huruf "u" dan "o" saja.Yaitu pulau Jemur dan pulau Jemor.Pulau Jemur di Indonesia bagian dari propinsi Riau dan pulau Jemor di Malaysia dekat Port Klang Selangor.Di duga traveljournals.net salah menuliskan huruf "u" dengan huruf "o". Berita selebihnya di di sini .
Akhir-akhir ini media sering malakukan kesalahan.Malas melakukan verifikasi sebuah berita.Contohnya beberapa hari yang lalu berita tentang kematian Noordin Top,ternyata bukan dia yang mati.Sekarang lagi...mana di bulan puasa, ribut-ribut tanpa tahu yang sebenarnya apa yang di ributkan .Yang akhirnya memicu emosi publik.
Hingga mereka saling memaki dan saling hantam .Sungguh...sangat berbahaya.Bisa-bisa mati karena rasa dendam.Ya kalau naik surga tidak apa-apa.Kalau masuk jahanam? ops!sangat di sayangkan.Astagfirullah...

29 komentar:

chikal mengatakan...

mudah2an aja ga ketukar...

firman mengatakan...

sepakat dengan @chikal moga2 ngga ketukar :D

waluyo mengatakan...

memang....kita harus latihan menejemen emosi pa ya?

Zippy mengatakan...

Huhuhu, ia mbak...
Memang ada 2 pulau dengan nama yang mirip dan berdekatan...
Itulah, kemaren emang ada salah paham dikit....

jonli rahmad koto mengatakan...

salah sih salah...its ok
tapi asal jangan keseringan aja...

Sudino Dinoe mengatakan...

Ikut @chikal aja..moga2 gak tertukar..

Rubiyanto mengatakan...

hmmmm, mang dari sononya namanya mirip...

quinie mengatakan...

jadi sebenernya mereka ga mengklaim pulaunya Indonesia kannn? :D

A-chen mengatakan...

konfirmasi berita memang penting ya sis......

buwel mengatakan...

Wah, gitu yak....Pulau jemur ama pulau jemor.....
tapi kalo buwel nggak bawel lho.....hihiihhiihih...
*nggak nyambung.com*

bocahbancar mengatakan...

I'am Coming again Mbak...Semangat semangat semangat :)

@Chikal : Ga cuman mudah-mudahan ga ketukar. Mudah mudahan saja tidak semuanya diakui oleh Pemerintah Malaysia dengan alasan salah menuliskan nama, klaimnya kedua pulau itu milik Malaysia, kan repot...

Willyo Alsyah P. Isman mengatakan...

ya...ikut arus ajalah...

Daniel mengatakan...

wah, wah...
kok bisa sama yah?

Aribicara mengatakan...

urdin M Top membeli salah satu Pulau terluar di Indonesia yang tak berpenghuni ?? :D

ngehayal.com :D

Deyn mengatakan...

pemberitaan media memang
saat vital dampaknya,..
kmarin malah hbs dri seminar
ada 2 brita di koran
"Seorang pemuda menyumbang hasil kerjanya untuk Masjid"
satunya
"Seorang Pemuda memperko** gadis sma"
yg laris dibaca pasti yg ke-2

Ali Mas'adi mengatakan...

wah .. untung nggak salah dengan pulau 'jemuran' ya.. he..he

Aa mengatakan...

gawat gawat kalo kalo ketuker bisa rugi indonesia pa lagi gandengan mudah mudahan jangan ya,,,,

Seti@wan Dirgant@Ra mengatakan...

Gara2 sebuah huruf,...martabat bangsa dipertaruhkan.
editor harus ekstra hati-hati.

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

wah, kok bisa mirip gitu ya?

Noor's blog (inside of me) mengatakan...

Paling tidak kasus salah tulis nama itu bisa jadi pelajaran buat pemerintah untuk lebih memperhatikan aset bangsa

Violet mengatakan...

udah namanya mirip, dekat-dekatan dengan malaysia lagi. awas, jangan sampai diklaim ama Malaysia lagi, kya kasus ambalat. ^_^

ADVINTRO mengatakan...

udah wes, perang saja kok suwe banget ngambil keputusan begitu

Rachel mengatakan...

Mudahan dengan adanya media internet kita sesam blogger, mari meluruskan setiap informasi yang salah. Agar para sahabat lainnya bisa mendapatkan informasi yang akurat.
Salam

BrenciA KerenS mengatakan...

aku malah kalo baca suka salah jdai pulau JAMUR.. (doh)

AISHALIFE-LINE mengatakan...

@Chikal and Firman
nggak mungkin bro.
@waluyo
betul bro.setuju.
@Zippy
betul bro.
@jonli rahmat koto
yub,tidak harus melakukan kesalahan.
@Sudino Dinoe
Mudah-mudahan tidak.
@Rubiyanto
betul bro.
@quinie
tidak sis,yang di maksud mereka itu pulaunya sendiri,Jemor.
@A-chen
bener bro.
@buwel
hehehe betul.buwel beda dan bawel beda.
@Bocahbancar
nggak mungkin bro.Pulau Jemur di jaga ketat oleh TNI.
@Willyo Alsyah P. Isman
hmm..itulah kelemahan kita bro,mudah ikut harus.
@Dyen
hmm...
@Daniel
emang bahasa malaysia aslinya dari Indonesia.
@Arbicara
hmm,...pulau yang tak terpenghuni? di akhirat ya.
@Ali Mas'ad
hehehe
@AA
nggak mungkin bro.
@Seti@wan Dirgant@ra
betul bro.apapun pekerjaan tidak harus ada kesalahan.
@Sang cerpenis bercerita
emang bahasa melayu berasal dari Indonesia sis.
@Noor's blog
hmm...iya betul.
@Violet
nggak akan sis,tapi musti waspada.
@Advintro
kalau jadi perang,pulau ini benar-benar jadi milik mereka.mana dekat lagi.
@Rachel
betul sis,thanks.

AISHALIFE-LINE mengatakan...

@BreciA KerenS
hihihi nama pulaunya aneh ya sis.

alamendah mengatakan...

Tetapi kejadian yang kemarin itu bikin saya jengkel.
Soalnya semula yang disebutin di situs itu emang pulau jemur yang ada di Indonesia. Di sana tertera titik koordinat yang nyata2 masuk wilayah Indonesia.
Setelah ada rame2 baru diadakan "ralat". Alamat yang lama gak bisa dibuka, muncul alamat baru dengan nama pulau jemor. Kordinatnya-pun berbeda.
So. Itu bukan sekedar salah meenuliskan huruf "U" dan "O", karena nyata2 titik kordinatnya tertera.
(Kebetulan pada bulan maret/april saya pernah bikin tulisan tentang pulau Jemur. Makanya begitu denger kabar itu saya langsung bikin postingan)

AnkJawaBugisPkn mengatakan...

Saya anak keturunan Jawa + Bugis, tinggal di Kampung Makassar, Pekan, Pahang, Malaysia.

Di harap media2 di Indonesia siasat dahulu sebelum terbitkan bahan2 berita seperti ini.

Tidak pernah Kerajaan Malaysia klaim Pulau Jemor Indonesia. Ia hanyalah travel jornal memancing ikan yg di buat oleh seorang blogger di Malaysia ke Pulau Jemur Malaysia. Tripnya hanya mengambil masa 45 minit dr Port Klang. Mana mungkin trip 45 minit kalau ke Pulau Jemor/Riau. Paling cepat mungkin 1.5 jam.

Sy sedih kalau Indonesia & Malaysia bergaduh. Kita sama seIslam, serumpun dari dulu hingga sekarang. Rata2 orang kampung saya asal nenek moyang dari Makassar (jadi kampung kami juga mengambil sempena kota itu). Begitu juga ada nama kampung Jawa di Negeri Pahang ini dan lain2 negeri di Malaysia. Ibu saya juga neneknya berasal dr Pagar Ruyung, mertua saya nenek berasal dr Rokam/Medan. Kami mengamalkan sebahagian budaya tempat asal nenek moyang kami. Tidak timbul masaalah klaim/tidak -sebab itu semua sudah sebati dlm jiwa kami.

Salam Ramadhan & Lebaran kepada saudara2 di Indonesia.

Reni mengatakan...

Wah..., gara-2 salah tulis bisa jadi bencana besar ya mbak...?!