20 Agustus, 2010

Renungan Tentang Kecantikan

Apresiasi terhadap keindahan merupakan fitrah manusia yang sudah ada dalam dirinya sejak ia di lahirkan.Manusia selalu mengagumi kecantikan;dan cenderung kepadanya telah menjadi watak dalam dirinya.Ia akan jatuh cinta kepadanya di manapun kecantikan itu berada.Ia akan merindukannya manakala kecantikan itu menghilang,lenyap dan tiada.


Sesungguhnya kecantikan merupakan sesuatu yang sengaja di ciptakan di alam semesta ini.Ia di ciptakan oleh Sang Pencipta dengan sangat sempurna.Kecantikan yang terdapat pada alam sekaligus menjadi fitrah yang sangat dalam dan bukan hanya aksiden yang ada di permukaan kehidupan saja.Dan melihat isi langit yang sudah cukup untuk mengetahui hakikat ini.


Imam Abu Hamid al Ghazali r.a berkata: "Perasaan yang sehat merasa senang ketika melihat bunga-bunga yang mekar dan kupu-kupu beterbangan yang beraneka warna,cantik rupa, dan bentuknya.Tidak ada seorangpun yang mengingkari bahwa kecantikan itu di cintai (oleh siapa saja )secara naluriah."
Ibn Qayyim r.a. berkata ketika memulai pembicaraannya mengenai kecantikan" ...dan hati sepertinya di kodratkan untuk mencintai kecantikan dengan memandangnya sebagai sesuatu yang baik."


Kecantikan dalam bahasa Arab di ungkapkan dengan kata al-jamal dan al-husn.Menurut Ibn Sayyidih,al-jamal adalah kecantikan yang terdapat pada perilaku maupun rupa manusia.Ibn Katsir juga berpendapat sama,bahwa al-jamal itu terdapat pada rupa dan perilaku.Di antara yang menunjukkan pengertian tersebut ialah hadis Nabi:"Sesungguhnya Allah itu (jamil),menyukai kecantikan (al-jamal)," yakni kecantikan perilaku dan sifat.
Sementara al-husn (cantik)adalah lawan kata al-qabh (buruk),sebagaimana firman Allah "Yang mempercantik (ahsana) segala sesuatu yang dia ciptakan."


Kecantikan itu sesuatu yang membuat manusia menjadi mashur dan terangkat citranya,baik karena perilakunya,akhlaqnya,kekayaannya maupun tubuhnya.Di dalam Al-Qur'an Allah berfirman: "Dan kamu memperolah pandangan yang indah padanya,ketika kamu membawanya kembali ke kandang dan ketika kamu melepaskannya ke tempat pengembalaan.."


Al Qur'an menggunakan kata al-jamal (kecantikan) delapan kali.Satu di antaranya dengan menggunakan bentuk mashdar (kata dasar) dan lainnya dengan kata sifat.Semuanya berbicara dengan dalam konteks akhlaq kecuali firman Allah: "Dan kamu memperoleh pandangan yang indah (al-jamal) padanya,ketika kamu membawanya kembali ke kandang dan ketika kamu melepaskannya ke tempat pengembalaan.."yakni kuda dan unta.Sedangkan kata alhusn banyak sekali di jumpai di dalam Al-Qur'an dengan bentuk kata yang berbeda-beda.Kata tersebut di gunakan untuk menunjukkan kebaikan rupa maupun perilaku.



Allah berfirman: "Bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang kuning,yang kuning tua warnanya lagi menyenangkan orang-orang yang memandangnya."Menyenangkan atau senang adalah dampak dari melihat kecantikan.Allah berfirman ketika berbicara mengenai surga: "Dan di dalamnya terdapat apa-apa yang menyenangkan hati dan sedap di pandang mata" maksud kalimat" sedap di pandang mata" adalah pengaruh yang membekas karena melihat kecantikan.


Kecantikan adalah simbol yang jelas dalam semua ciptaan Ilahi.Ke mana saja kamu tatapkan matamu,di sana kamu dapatkan banyak hal yang mempesona hatimu,terpana jiwamu;warna yang menarik,struktur yang kokoh dan kedetailannya yang luar biasa,keterpaduannya dan keseimbangannya yang mempesona,serta aneka warnanya yang memadu.

Renungkanlah,di malam-malammu yang sunyi senyap,langit yang jernih dan bintang-gemintang yang memancarkan sinarnya.Arungilah dengan pikiranmu cakrawala yang maha luas itu.Yang luasnya tidak bisa di ukur dengan mil atau bahkan dengan cahaya sekalipun.


Renungkanlah firman Allah swt, "Sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi serta silih bergantinya malam dan siang terdapat  tanda bagi orang-orang yang berakal."


Renungkanlah samudra di kala tenang bergelombang dan segala keajaiban ciptaan Allah yang terdapat di dalamnya,kemudian renungkan pula samudra itu di kala bergelombang yang ombaknya bergulung-gulung.


Renungkanlah bulan,dari langit yang tinggi,yang memancarkan cahayanya,menerangi malam yang gelap gulita sehingga bumi di liputi oleh cahayanya.
Renungkanlah matahari,takkala menampakkan sinarnya,saat sinar keemasannya saling bersentuhan dengan embun pagi yang berkilauan laksana intan permata.Daun-daun pohon bermahkota dan bunga-bunga yang mekar seperti mengisahkan kisah indah;kupu-kupu yang beterbangan,warna-warna yang saling berpadu mengungkapkan tentang kekokohan Sang Maha Pencipta.


Dan renungkanlah tumbuh-tumbuhan,yang merambat di dinding,dedaunannya seolah-olah pakaian sutera yang dapat melindunginya dari dinginnya hawa musim dingin.
 Oleh Ibnu Taimiyah

23 komentar:

Aulawi Ahmad mengatakan...

jadi inget temen yg arab ampel suka bilang jamil ketika menyatakan suatu yg cantik sist :) tq dah berbagi :)

Quinie mengatakan...

kecantikan pisik itu sifatnya fana ya sis. semoga kita punya kecantikan hati ^^

ivan kavalera mengatakan...

Tak ada yang abadi termasuk kecantikan.

Isti mengatakan...

harus merawat setiap keindahan kecantikan yang dikaruniakan Tuhan pada kita..^-^

alamendah mengatakan...

(Maaf) izin mengamankan KELIMAAAX dulu. Boleh, kan?!
Endahnya ketika menjumpai sosok yang jamal fisik dan hatinya

Sudinotakim mengatakan...

Benar sis, kecantikan itu anugrah ..

Laksamana Embun mengatakan...

Setuju mbak, kecantikan itu sebuah anugrah yang hars disyukuri..

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

cantik itu relatif pastinya dan merupakan anugerah yg harus disyukuri tanpa harus membuat diri menjadi sombong.

Elsa mengatakan...

kecantikan...
siapapun pasti suka menemui suatu yang cantik, apapun itu.

cantik bisa jadi anugrah, bisa jadi cobaan juga lho...

sayangnya, kecantikan tidak abadi yaa

BABY DIJA mengatakan...

Dija cantik kan Tante??
hehehee

Zippy mengatakan...

Makasih mbak atas renungannya ini.
Kecantikan itu datangnya dari dalam.
Dan..ketika bisa menghargai kecantikan itu, maka dia akan terlihat semakin bersinar :)
Maaf ya mbak baru mampir.

inge / cyber dreamer mengatakan...

kecantikan disik harus ditunjang kecantikan dari dalam diri, maka kecantikan itu akan lebih terpancar ya sist ^^

catatan kecilku mengatakan...

Semoga aja kecantikan tidak dimanfaatkan dg cara yg keliru...

the others mengatakan...

Tak ada gunanya kecantikan fisik jika tidak disertai dg kecantikan hati...

TRIMATRA mengatakan...

cantik orangnya , cantik pulabudi pekertinya...itulah aishalife-line :D

ps: berharap ikut mendukung gerakan SEO positif kami.
http://titimatra.blogspot.com/2010/08/foto-anak-smp-melakukan-mural.html

ekopras mengatakan...

tinggal bagaimana menggunakan kecantikan yang dikarunia Allah ya. Pandangan kita mengenai kecantikan juga perlu dikembalikan kepada penciptanya, Allah SWT

e-alkes blog mengatakan...

Sebuah pencerahan yang sangat bermanfaat dengan mengkaji tentang kecantikan

Elvindinata mengatakan...

kecantikan harus seimbang,,, inner beautynya pun harus punya,, thnks atas postingannya,,,, salam kenal..:)

Jabon mengatakan...

bersyukur atas nikmatnya adalah merawat apa yang telah diberikanNYA
salam dari petani jabon

Rubiyanto mengatakan...

masih ingin membanggakan tentang kecantikan diri?
Artikel yang sangat mencerahkan mba; ...

Bali Property mengatakan...

Wah bagus sekali maknanya.
banyak sekali yang cantik-cantik yang diciptakan oleh allah untuk memberikan kenikmatan kepada hamba-hambanya!
Bali Villas Bali Villa

ra kun mengatakan...

cantik itu kan relatif ya..

Angin Selat Melaka mengatakan...

Assalamualaikum...
Ya...penulisan yg penuh dengan keinsafan, dlm menghayati kecantikan. Memang benar apa yg tercatat...namun sudah menjadi adat dunia mementing kecantikan luaran lebih utama dari yg disebaliknya...(apa nak buat? Sudah menjadi lumrah alam...) Bagi mereka yg berminat untuk merenung mengenai kecantikan dgn lebih mendalam, dipersilakan meneliti info di:

Tentang Kecantikan Abadi

Semoga sukses dlm perjalanan hidupmu. Tq.