28 Oktober, 2010

Catatan Sedih Tak Berujung

Hancur berkeping hati ini.Seperti kena cekik leher ini.Tak tertelan suatu apapun tenggerokan ini.Ketika seorang wanita berkata kepadaku:
"Assalamu'alaikum...akhirnya rasa penasaranku terhadapmu terjawab sudah.Wajar kalau suamiku begitu mencintaimu.Wajar bertahun-tahun suamiku tak mengakui kami.Lama aku menikah dengannya tak merasakan kata-kata romantis seperti dia menelpon kamu.Aku tak akan menyalahkan kamu,tapi keadaan yang buat dia berubah senang bisa kenal sama kamu."

Dalam detik itu juga ku bayangkan;bagaimana kalau seandainya posisinya itu posisiku?Bagaimana rasa sakitnya?Sanggupkah aku?Lelaki...lelaki....setega itukah dirimu pada wanita yang mencintaimu....teriakku,jeritku dalam hati di iringi dengan derasnya airmata.Panas dingin langsung menyerangku.Menggigil hebat tubuh ini,dalam kesunyianku.Ya Allah...aku masih belum percaya dengan apa yang telah terjadi...

Tapi kenapa ,kenapa aku memaafkan lelaki itu?Aku tak mampu memurkainya.Aku tak mampu memarahinya.Aku tak mampu membencinya.Hanya karenaMu ya Allah...Hanya karena ku takut murkaMu ya Allah,aku mampu meninggalkannya.Aku mampu melupakan dia pernah menjadi belahan jiwa.Demi sesama wanita,wanita mulia yang berusaha mempertahankan utuhnya jalinan keluarga demi kebahagiaan anak-anaknya.Walau sedihku ini mungkin tak berujung.



11 komentar:

Aulawi Ahmad mengatakan...

hmmm speechless sist, moga kesedihannya cepat berlalu ya...

inge / cyber dreamer mengatakan...

benar-benar nggak tau musti komentar apa...

nggak bisa membayangkan berada dalam posisi wanita yang mengucapkan kalimat itu dan wanita yang menerima kalimat itu...

ah... memang hanya kepadaNya semua dapat diserahkan...

keep smile sist! pasti ada jalan terbaik dariNya

R. Indra Kusuma Sejati mengatakan...

Jika persoalan sangat sulit, tunggulah jalan keluarnya.
Biarkan takdir berjalan dengan hati kekangnya.
Janganlah tidur kecuali dengan hati yang bersih.
Tinggalkanlah kesedihan sedapat mungkin yang kita lakukan.
Jika kita terus bersedih, kita akan berubah menjadi gila.

Dengan Mengatasi Permasalahan Yang Kecil; Maka,
Kita Dapat Mengatsi Permasalahan Yang Besar.

Sukses selalu dan tersenyum.

Salam ~~~ "Ejawantah's Blog"

alamendah mengatakan...

(Maaf) izin mengamankan KEEMPAX dulu. Boleh, kan?!
Keikhlasan dan ketabahannya semoga lekas mendapat balasan kebahagiaan dari Allah

Sudinotakim mengatakan...

Moga segala doa dan keikhlasannya di Terima ALLAH SWT ..amin

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

yg kuat ya...tabah...

Elsa mengatakan...

waaaaaaah ngerti banget rasanya Mbak....

hiks

NURA mengatakan...

salam sobat
kesedihan pasti akan berakhir sampai pada ujungnya mba,
yakinlah.

genial mengatakan...

semoga cepet terselesaikan mba'... :(
maaf saiia gag tau musti bilang apa... takut salah :(

Justmeilani mengatakan...

sorry sista, kejujuran itu sangat beresiko tapi harus,...

Abdul Malyk mengatakan...

hmmm,entahlah,,
bingung tak bisa berkata2,,

salam kenal,,