18 Oktober, 2009

She got fired

Di pertengahan ramadhan kemarin,misua datang dari Paris.Datangnya dalam keadaan flu.Tentu saja kami sekeluarga jadi takut,gugup dan panik .Jangan-jangan terkena virus H1N1.Langsung dia kami bawa ke rumah sakit(tidak usah di sebut RSnya ya).Sampai di rumah sakit,saya calling dokter special VIP yang menangani misua.Pertama yang menerima perawatnya.Kata perawatnya dokter L lagi sibuk.Kedua calling jawabannya sama."masih sibuk".Yang ketiga di terima oleh dokter L sendiri dengan cueknya "pergi aja ke ruang darurat".lalu telpon di tutup.Tentu saja misua sebagai pasiennya selama 5 tahun,tidak terima begitu saja di perlakukan seperti ini.

Seketika itu juga, misua pindah ke dokter lainnya.Setelah seminggu di tangani oleh dokter lainnya,flunya sembuh .Nah,terjadilah berdebatan sengit antara misua dengan dokter L,yang berakhir dengan kata "lets see".Esok harinya misua diskusi dengan beberapa kawannya di kantor,dan sepakat mengajukan masalah ke menteri kesehatan (health minister).Rupanya message dari misua dan beberapa kawannya telah sampai ke tangan menteri kesehatan.Karena kemarin kami dapat kabar dari rumah sakit,bahwa dokter L telah di keluarkan dari rumah sakit.Kabar seperti ini tidaklah membuat kami senang,justru membuat kami semakin sedih.Aku hanya bisa berdo'a,semoga ini pelajaran untuknya agar tidak mengulangi tindakan-tindakan yang merugikan,pasien maupun dirinya sendiri.

Kalau menurut prakiraan saya,waktu saya telpon,dokter L lagi dapat masalah.Mungkin masalah pribadi (hanya menduga).Karena nada bicaranya tidak seperti biasanya.Tapi apapun masalah yang di hadapi,tidak harus menganggu kewajibannya sebagai seorang dokter.Yang wajib melayani pasien dengan kasih sayang.

PS:Salut dengan RS,yang tegas mengambil tindakan.

16 komentar:

alamendah mengatakan...

(maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
Semoga kejadian seperti ini gak pernah terulang.

aviorclef mengatakan...

Assalamualaikum Wr.Wb
Diih,,dokternya kasihan sekali y.....
Hehm... Skrg bs2 dy sdg trkatung2 nih... Kasihan juga... Smoga allah mmbrikan jalan... Eh mb, di arab sptny asik y..penuh ketegasan tanpa ragu2... Health ministerny lgsg brtindak...
Coba kl di Indo? Wah, mpe pending brabad2 tuh..apalagi kl yg komplain org tiada...peh...
Kcuali kl pers unjuk gigi...Heboh deh...
Oh y, klo ada wktu, brtandang y..
Wassalamualaikum Wr.Wb

Tisti Rabbani mengatakan...

waduh, itu dokternya gak bertanggung jawab pd kode etik profesi-nya sendiri...

manusia, kehidupan gudangnya msalah, tp setidaknya demi profesi utk menolong sesama (pasien) hrsnya masalaha pribadi ditempatkan pd sisi lain hatinya. hmm...sepertinya gitu..

*ps, untung suami gak papa ya, mbak...semoga cepat sembuh.

dasir mengatakan...

maaf ijin keempat..

dasir mengatakan...

Copas punya kang Alam..Semoga kejadian seperti ini gak pernah terulang.

zulhaq mengatakan...

bener banget. dalam melaksanakan sebuah tugas, sangatlah di tuntut yang namanya profesionalisme. tapi, tak jarang di jumpai orang yang mencampuri urusan kerjaan dengan urusan pribadi. atau sebaliknya, masalah kerjaan di bawa ke rumah

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

memang gak mudah melayani masyarakat ya. mungkin dia memang lagi ada masalah tapi seharusnya tetap ramah.

Riz@l mengatakan...

Kasian ya dokternya, tp mungkin itu konsekwensinya akibat dr perbuatan yg tdk profesional

Riz@l mengatakan...

Kasian ya dokternya, tp mungkin itu konsekwensinya akibat dr perbuatan yg tdk profesional

NURA mengatakan...

salam sobat
maaf mba AISHA,,baru komentar lagi nich..
memang saya juga merasakan di negara ARAB ,,memang tegas ,,tanpa kecuali,,tanpa pandang siapa ,,,itu dokter sekalipun.
trims sharingnya.

Laskar Pelangi mengatakan...

Memang Malpraktik sering terjadi dimana-man...

Ali Mas'adi mengatakan...

coba di indonesia kyk gitu.. ngga bakal ada kasus Prita..

Zippy mengatakan...

Wah...serba salah juga yah...
Kasian juga kalo sampai dikeluarkan seperti itu...
Tapi apa boleh buat, kesalahnnya sendiri...
Mudah2'an bisa jadi pelajaran penting bwt si dokter :)

Mapuc mengatakan...

semangat trs bt ngeblog, trims

Noor's blog (inside of me) mengatakan...

Kayaknya..sekali2 dokter kayak gitu mesti dapet pelajaran tapi kasihan juga ya....

AISHALIFE-LINE mengatakan...

@alamandah
Yub bro.Thanks.
@aviorclef
wa'alaikumsalam
iya,itulah bedanya di Arab sama di Indo bro.Kalau pasien sudah tidak bernyawa,barulah mereka bertindak.
wassalam.
@tisti Rabbani
betul sis s7.
misua dah sehat kembali sekarang thanks ya.
@dasir
thanks bro. amin.
@Zulhaq
benar juga bro.tapi orang semacam ini bukanlah yang profesioanl :D
@Sang Cerpenis Bercerita
Benar sis.Bukan cuma menyangkut keramah-tamahan aja,tapi juga nyawa pasien.
@Riza@l
Begitulah bro.
@Nura
gpp sis, saya juga barusan update kok.sama-sama.
@Laskar Pelangi
Hmm...kejadian yang saya alami bukan karena malpraktek bro.
@Ali Mas'adi
Hmm..beda sekali dengan kasus Prita bro.
@Zippy
benar bro.
@Mapuc
thanks.
@Noor's Blog
benar bro.Kasihan.